1.350 Prajurit TNI Amankan Perbatasan RI-PNG Sektor Selatan Papua - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

1.350 Prajurit TNI Amankan Perbatasan RI-PNG Sektor Selatan Papua

1.350 Prajurit TNI Amankan Perbatasan RI-PNG Sektor Selatan Papua

Sebanyak 1.350 aparat TNI disiagakan mengamankan perbatasan RI-PNG di sektor selatan Papua. (Foto: Antara)INFONAWACITA.COM â€" Sebanyak 1.350 orang prajurit TN…

1.350 Prajurit TNI Amankan Perbatasan RI-PNG Sektor Selatan Papua

Sebanyak 1.350 aparat TNI disiagakan mengamankan perbatasan RI-PNG di sektor selatan Papua. (Foto: Antara)

INFONAWACITA.COM â€" Sebanyak 1.350 orang prajurit TNI AD atau tiga batalyon tempur ditugaskan untuk mengamankan perbatasan RI-PNG di sektor selatan Pulau Papua.

Tiga Batalyon Infanteri (Yonif) yang ditugaskan di sektor selatan itu tiba di Dermaga Yos Sudarso, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada pekan pertama Desember lalu. Ketiga Yonif itu yakni Yonif 315/Garuda, Yonif Raider 323/Buaya Putih dan Yonif Raider 500/Sikatan. Masing-masing Yonif memiliki 450 orang personil.

Dilansir dari Antara, seribuan prajuri t TNI AD itu diangkut menggunakan KRI teluk Bintuni Nomor lambung 520 yang dinahkodai Letkol Laut (P) Yusuf Yanto bersama 81 personil ABK, dan KRI Hading dengan Nomor lambung 538 yang dinahkodai Mayor Laut (P) Wendy Nizwar Rizaldi beserta 46 personil ABK.

Kedatangan tiga batalyon itu disambut oleh Kasrem 174/Anim Ti Waninggap Kolonel Kav Ketut Adi S Putra bersama unsur Foruk Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), di Dermaga Yosudarso, Merauke.

Antisipasi Kerawanan

Di hadapan seribuan prajurit TNI AD itu, Kolonel Kav Ketut Adi S Putra mengatakan wilayah perbatasan RI-PNG memiliki potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari pelintas batas ilegal, penebangan kayu ilegal, pergeseran patok perbatasan, penyelundupan minuman beralkohol, narkoba, dan ancaman kelompok bersenjata.

“Kalian harus tetap waspada, melakukan patroli keamanan dan pemeriksaan patok perbatasan. Jaga stabilitas keamanan di sepanjang perbatasan,” ujarnya.

Selain itu, Kasrem berpesan kepada anggota satgas pengamanan perbatasan negara itu selalu menjaga kesehatan untuk menghindari penyakit Malaria.

“Kehadiran kalian harus memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sekitar di mana nanti kalian bertugas. Jangan mudah terprovokasi dan jangan melakukan hal-hal diluar prosedur,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kasrem 174/ATW berharap tokoh msyarakat, tokoh adat dan tokoh agama dapat menerima dan bekerja sama dengan baik dengan personil Satgas yang baru.(AR/ANT)

Sumber: Google News | Warta 24 Teluk Bintuni

Tidak ada komentar