Aktivis Jember Menilai, Polemik Berkepanjangan Terjadi karena ... - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Aktivis Jember Menilai, Polemik Berkepanjangan Terjadi karena ...

Aktivis Jember Menilai, Polemik Berkepanjangan Terjadi karena ...

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Aktivis pemerhati kebijakan publik, Moh.Sholeh menilai, timbulnya polemik berkepanjangan di Kabupaten Jember salah satunya diakibatk…

Aktivis Jember Menilai, Polemik Berkepanjangan Terjadi karena ...

berita terkini ad

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Aktivis pemerhati kebijakan publik, Moh.Sholeh menilai, timbulnya polemik berkepanjangan di Kabupaten Jember salah satunya diakibatkan oleh bupati sendiri.

"Macetnya pembahasan APBD 2018, dikarenakan bupati sendiri, karena tidak adanya kepat uhan terhadap amanat Undang-undang No.17 Tahun 2003 dan PP No.58 thun 2005," paparnya, Minggu (03/12/2017) siang.

Menurut Sholeh, masyatakat timbul tanya besar dengan sikap bupati yang terkesan kaku dalam menyikapi persoala dan membangun komunikasi politik.

Baca : Bupati Jember Mengaku Sudah Konsultasi dengan Gubernur dan Kemendagri

"Kalau Bupati Jember benar-benar ingin menungkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jember, kuncinya harus patuh pada regulasi dulu," tambahnya.

Sholeh memprediksi, jika sikap bupati masih tetap seperti itu, kondisi Jember akan stagnan dan sulit untuk maju.

"Selama bupati tidak mau patuh kepada regulasi, jangan pernah bermimpi Jember lebih baik, justru kami takut akan terbalik menjadi 'terpuruk', dan ujung-ujungnya rakyat menjadi korban, " tegasnya.

Diakhir komentarnya Sholeh menyebut, bahwa keterlambatan sangat sering dilakukan, sehingga deadlock d an berdampak sistemik kepada semua sektor.

Baca Juga : Program Warung Berjaringan Bupati Jember 'Mati Suri'

Sebelumnya, Bupati Jember, memberikan pernyataan mengejutkan terkait macetnya pembahasan R- APBD 2018, yang sampai saat ini masih belum ada kelanjutan.

“Siapapun yang bertanggungjawab terhadap macetnya pembahasan R-APBD 2018, siap-siap terkena sanksi tidak menerima gaji,” tegas Faida, di hadapan sejumlah wartawan, usai mengikuti acara Hari Disabilitas Internasional, di alun-alun Jember, Sabtu (02/12) siang.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ismi Fausiah
Sumber: Google News | Warta 24 Jember

Tidak ada komentar