Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner

Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner

Login/Daftar�������������������������������������������������…

Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner
  • Selasa, 05 Desember 2017 â€" 17:12
  • 414x views
Festival Budaya Teluk Wondama dimeriahkan tarian hingga kuliner Sejumlah tarian etnik, berbagai karya seni, hingga lomba cipta menu kuliner khas daerah memeriahkan Festival Budaya Wondama yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Seruling tambur, salah satu yang ditampilkan dalam Festival Budaya Teluk Wondama 2017 â€" Jubi/IST ANTARA redaksi@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wasior, Jubi - Sejumlah tarian etnik, berbagai karya seni, hingga lomba cipta menu kuliner khas daerah memeriahkan Festival Budaya Wondama yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, sejak Senin (4/122017) pagi, puluhan stan pameran telah dipadati pengunjung. Selama tiga hari berbagai seni dan budaya masyarakat suku Wandamen akan menghiasi pameran.

Kegiatan ini digelar u ntuk memperkenalkan berbagai potensi dan kekayaan daerah ke mata publik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengangkat sektor pariwisata di daerah ini.

"Dengan festival seni budaya ini kita tunjukkan tidak hanya Raja Ampat yang dikenal di tingkat dunia. Kita punya Teluk Wondama, Kaimana, Manokwari, Pegunungan Arfak. Hampir semua kabupaten punya potensi yang luar biasa," kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat membuka kegiatan tersebut.

Gubernur datang ke Wasior didampingi anggota DPR Papua Barat, Jhoni Dimara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Bara,t Edi Sumarwanto, serta Kepala Dinas Perindagkop, George Yarangga.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Benni G Saroy, juga turut hadir pada festival tersebut.

Festival berlangsung dari 4 hingga 6 Desember 2017. Selama tiga hari pengunjung akan dimanjakan dengan penampilan beragam kegiatan dari parade budaya Nusantara, pameran seni budaya dan ke rajinan, atraksi seni berupa pentas tarian dan music, serta lomba membuat perahu hias.

Ada pula pameran foto, body painting, hingga lomba cipta menu kuliner khas masyarakat suku Wandamen. Kegiatan ini melibatkan peserta dari 13 distrik di Kabupaten Teluk Wondama juga dari komunitas seni serta lembaga swadaya masyarakat atau LSM.

Festival Wondama, kata Dominggus, merupakan terobosan positif dalam menjaga nilai-nilai seni budaya serta warisan leluhur. Disisi lain, kegiatan ini efektif untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata.

Dia berharap festival menjadi agenda tetap yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun.

"Ini aset budaya yang nanti memperkaya aset nasional. Memang harus kita mulai sehingga bisa diekspos dan semua orang bisa tahu bahwa Papua atau Papua Barat tidak hanya Raja Ampat, tapi ada juga Wondama," ujar Dominggus.

Bupati Teluk Wondama, Bernadus A Imburi, mengakui keindahan alam baik di darat, p esisir, laut hingga bawah laut yang di Teluk Wondama belum dikelola secara optimal sebagai objek wisata.

"Festival Wondama diharapkan menjadi salah satu jalan keluar untuk mengangkat dan memperkenalkan pesona Wondama ke seluruh pelosok tanah air bahkan dunia. Melalui festival ini kami ingin perkenalkan Teluk Wondama sebagai pusat destinasi wisata bahari," sebut Imburi.

Kepal Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC), Benny G Saroy, menuturkan Teluk Wondama masuk dalam kawasan taman nasional. Daerah ini memiliki potensi pariwisata luar biasa.

Selain bahari, Teluk Wondama memiliki potensi lain seperti situs religi dan budaya yang cukup menarik.

"Di sini pun ada tempat pemantauan burung cenderawasih. Di beberapa lokasi sudah terbentuk menjadi desa wisata, diantaranya Kampung Aisandami," sebutnya.

Ia berharap perhatian pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, lebih serius. Saat ini BBTNTC bersam a Word Wide Fun (WWF) sedang mengembangkan konsep pariwisata berbasis masyarakat di kawasan ini. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Demi sawit oknum Brimob diduga aniaya pemilik ulayat

Selanjutnya

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Peringati Hari Ibu, Bupati Isaias soroti kekera san terhadap perempuan

    Nabire Membangun â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 01:23 WP
  • Bupati Nabire hadir dalam wisuda angkatan XV Uswim

    Nabire Membangun â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 01:06 WP
  • Kepala daerah dinilai jangan selalu mengambil sikap dari sisi politik

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:50 WP
  • Banggar DPRP dan TAPD bahas anggaran PON Papua

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:44 WP
  • Legislator desak pasar mama-mama segera difungsikan

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:38 WP
  • Seluruh SKPD dirasa perlu rapat konsolidasi bahas PON

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:32 WP
  • OPD penunjang PON XX disarankan siapkan anggaran pada 2018

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:27 WP
  • Umat Kristen diajak pertahankan kerukunan antar umat beragama

    Lapago â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:18 WP
  • DPRD Jayawijaya tuding aparat bagikan selebaran provokatif

    Lapago â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 00:05 WP
  • Peter Butler tinggal teken kontrak sebagai pelatih Persipura

    Lembar Olahraga â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 23:58 WP
  • Bangkai pesawat di Bandara Wamena mengganggu

    Lapago â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 23:56 WP
  • Hasil pembangunan dan kuliner Nusantara dipamerkan

    Lapago â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 23:26 WP
  • Ini alasan perekaman keterlambatan e-KTP di Jayawijaya

    Lapago â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 23:12 WP
  • Subsidi perintis kargo ke Distrik Trikora terkendala modal

    Lapago â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 22:48 WP
  • Mahasiswa dan pemuda Papua dilatih menganalisa konflik

    Mamta â€" Selasa, 05 Desember 2017 | 22:28 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: k ehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdek a Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Pegunungan Arfak

Tidak ada komentar