Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga Sindo Weekly Kamis, 21 Desember 2017 - 12:08 WIBBPH Migas kembali melakukan monitoring kondisi penyediaan dan …

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga

Sindo Weekly

Harga BBM di Kepulauan Talaud Normal Berkat BBM Satu Harga
BPH Migas kembali melakukan monitoring kondisi penyediaan dan pendistribusian BBM Satu Harga di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Foto/Dok SINDOnews
A+ A- MANADO - BPH Migas pada 19-22 Desember kembali melakukan monitoring kondisi penyediaan dan pendistribusian BBM Satu Harga di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Tugas tersebut langsung diinstruksikan Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa kepada seluruh karyawan BPH M igas, agar melakukan pantauan dan kontrol langsung di lapangan selama 22 hari masa penugasan pada setiap titik wilayah 3T.
Adapun yang menjadi lokasi tujuan monitoring 3T kali ini, pertama, Puring Kencana, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kedua yaitu Labuhan Badas, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ketiga, Wangi Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan keempat, Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Kelima, Nusa Penida, Klungkung, Bali, keenam yaitu Ra'as, Sumenep, Jawa Timur. Lalu, ketujuh yaitu Simanggiris, Nunukan, Kalimantan Utara, kedelapan yaitu Morotai Utara, Morotai, Maluku Utara, dan kesembilan, Moswaren, Sorong Selatan, Papua Barat.
Kesepuluh, Supiori, Kepulauan Aruri, Papua, lalu Sajingan Besar, Sambas, Kalimantan Barat, dan terakhir Ambon, Maluku. Kegiatan Tim BPH Migas di lapangan, yaitu untuk menyerap keterangan di masyarakat, khususnya di Kepulauan Talaud.
Tujuannya, untuk mengantisipasi dampak kekurangan pasokan di Kepulauan Talaud mengingat sul itnya akses dalam pemenuhan pasokan.
Seperti diketahui sebelumnya, saat konferensi pers dalam menjalankan tugasnya, BPH Migas secara makro sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Di antaranya Direktorat Jenderal Migas, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, PT Pertamina (Persero), AKR Corporindo, PT Perusahaan Gas Negara (Perser0)tbk/PGN , Pertagas Niaga, dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Hanya saja, saat tim monitoring BPH Migas bersama dengan Kemendagri dan PT Pertamina (Persero) Cabang Manado hendak melaksanakan kegiatannya terjun ke lapangan, di wilayah 3T yang telah berjalan di Melonguane, dengan secara terpaksa tak bisa dilanjutkan.
Pasalnya, karena ombak laut sedang besar sehingga tak ada kapal laut yang beroperasi ke Melonguane, sehingga rombongan tim monitoring pun tidak bisa menyeberang dari Manado ke Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud yang jaraknya 315 kilometer dari Manado.
Berdasarkan keterangan dari Stasiun Meteorologi Maritim Bit ung, Sulawesi Utara per Rabu, 20 Desember 2017, pukul 20:00 WITA sampai Kamis, 21 Desember 2017 08:00 WITA, cuaca di sekitar perairan Kepulauan Talaud, hujan ringan namun Angin Barat Laut-Timur Laut kecepatannya 6-20 knots, dan gelombang ombak dengan ketinggian 1-3 meter.
"Sementara, karena bertepatan dengan perayaan Natal, pesawat ke Melonguane yang hanya satu hari sekali penerbanganpun tiketnya sudah habis dari beberapa waktu lalu terkait menjelang Natal," ujar Sales Executive Retail VI Kantor Pemasaran Cabang Manado Muhammad Faruq, Manado, Kamis (21/12/2017).
Kendati demikian, kegiatan tidak batal begitu saja, namun dilakukan di Manado dengan melakukan koordinasi, paparan dan diskusi dengan PT Pertamina (Persero) Kantor Pemasaran Cabang Manado, dan Agen Penyalur BBM di Kepulauan Talaud yang kebetulan sedang ada di Manado.
"Pada intinya, pelaksanaan BBM Satu Harga di wilayah 3 T di Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud, berjalan baik dan sejak dimulain ya kegiatan BBM Satu Harga pada Juli lalu, hingga kini berjalan baik dan mampu menekan harga hingga Rp8.000 per liter di tingkat pengecer, yang sebelumnya sebesar Rp20.000 per liter," imbuhnya. halaman ke-1 dari 3
  • 1
  • 2
  • 3
Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Warta 24 Sorong Selatan

Tidak ada komentar