KKP berikan bantuan perikanan di Papua - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

KKP berikan bantuan perikanan di Papua

KKP berikan bantuan perikanan di Papua

INDUSTRI / AGRIBISNIS KKP berikan bantuan perikanan di Papua Rabu, 06 Desember 2017 / 17:28 WIB BERITA TERKAIT Peluang investasi di perikanan mulai Rp 100.000 Ekspor perikanan Indo…

KKP berikan bantuan perikanan di Papua

INDUSTRI / AGRIBISNIS KKP berikan bantuan perikanan di Papua Rabu, 06 Desember 2017 / 17:28 WIB KKP berikan bantuan perikanan di Papua BERITA TERKAIT
  • Peluang investasi di perikanan mulai Rp 100.000

  • Ekspor perikanan Indonesia terhambat bea masuk

  • Indonesia minta Bea Masuk perikanan ke Eropa 0%

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan perikanan bagi masyarakat Papua. Bantuan tersebut berupa kapal dan alat penangkapan ikan (API).

"Bantuan kapal dan API ramah lingkungan ini diharapkan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin," ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT), KKP, Sjarief Widjaja dalam siaran pers, Rabu (6/12).

BACA JUGA :
  • Ekspor perikanan di Timur Tengah belum terealisir
  • Pemerintah minta koperasi perikanan konsolidasi

Nelayan di Kabupaten Kaimana mendapatkan bantuan 3 unit kapal berukuran 5 Gross Tonnage (GT ) lengkap dengan alat tangkap rawai dasar 1.000 mata pancing dan 1 unit kapal 10 GT dengan API handline.

Sedangkan nelayan Kabupaten Fak-fak mendapatkan 7 unit kapal berbobot 10 GT dan nelayan Kabupaten Sorong memperoleh kapal 10 GT sebanyak 1 unit dengan API rawai dasar 1.000 mata pancing.

Pemberian bantuan kapal dan alat tangkap tersebut dimaksudkan agar masyarakat dapat menikmati hasil laut. Hal itu dikarenakan potensi sumber daya ikan di 11 wilayah pengelolaan perikanan (WPP) Indonesia meningkat menjadi 12,54 juta ton.

Selain bantuan kapal dan alat penangkapan ikan, DJPT juga menyerahkan klaim asuransi nelayan kepada ahli waris, pemberian kartu asuransi nelayan, dan penyerahan bantuan permodalan nelayan bekerjasama dengan Bank BRI.

Target bantuan premi asuransi nelayan seluruh Indonesia sebesar 500.000 orang saat ini telah tercapai sepenuhnya.

Nelayan Papua Barat menerima sebanyak 3.982 kartu asuransi atau teralisasi 120% dari target semula sebanyak 3.320 nelayan. "Bagi yang belum mendaftar segera mendaftar di Dinas Kelautan dan Perikanan setempat," ajak Sjarief.

Manfaat dalam bentuk santunan akibat kecelakaan aktivitas penangkapan ikan hingga Rp 200 juta apabila meninggal dunia, Rp 100 juta apabila mengalami cacat tetap dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

Sedangkan jaminan santunan kecelakaan akibat selain aktivitas penangkapan ikan Rp 160 juta apabila meninggal dunia, cacat tetap Rp 100 juta dan biaya pengobatan Rp 20 juta.

DJPT juga bekerja sama dengan Bank BRI membuka Gerai Permodalan Nelayan (Gemonel) untuk meningkatkan skala usaha termasuk memfasilitasi pengembangan alat penangkapan ikan ramah lingkungan.

Sampai saat ini gemonel bekerjasama dengan B RI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 14,87 miliar untuk 180 debitur Papua dan Papua Barat.

Sebelumnya, DJPT telah menyerahkan bantuan di beberapa lokasi sepanjang pantai utara Jawa. Pada kesempatan yang sama, KKP juga menyerahkan bantuan 7 paket sarana budidaya untuk pembudidaya ikan di Papua Barat senilai Rp 770 juta.


Reporter Abdul Basith Editor Yudho Winarto

KELAUTAN DAN PERIKANAN

  • Terpopuler
  • Terkomentari
  1. Pangkostrad Edy Rahmayadi ajukan pensiun dini
  2. Israel sudah siap jika aksi kekerasan pecah
  3. Tarif EDC naik jadi 0,15%, ini penjelasan BCA
  4. Bahaya mengonsumsi jus buah saat sarapan pagi
  5. BI imbau mengganti kartu debit dengan logo GPN
  1. Kerugian investasi ilegal capai Rp 100 T
  2. Eh, ada yang menyediakan moda l usaha
  3. Bank Indonesia larang bitcoin mulai 2018
  4. Upaya selamatkan jaminan kesehatan (1)
  5. Wow, laba bersih BUMI masih melesat
Feedback â†' x Feedback â†" x Close [X] Sumber: Google News | Warta 24 Kaimana

Tidak ada komentar