Kuasa Hukum LW Minta Propam Polda Papua Segera Proses ... - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kuasa Hukum LW Minta Propam Polda Papua Segera Proses ...

Kuasa Hukum LW Minta Propam Polda Papua Segera Proses ...

SORONG, Berita lima.com â€" Penasehat Hukum (PH) dari seorang wanita berinisial LW meminta kepada Propam Polda Papua untuk segera memproses hukum sesuai dengan kode et…

Kuasa Hukum LW Minta Propam Polda Papua Segera Proses ...

SORONG, Berita lima.com â€" Penasehat Hukum (PH) dari seorang wanita berinisial LW meminta kepada Propam Polda Papua untuk segera memproses hukum sesuai dengan kode etik kepolisian terhadap oknum Polisi berinisial HJM yang diduga telah melakukan pelecehan kepada LW dengan mengirimkan gambar porno yang dinilai cukup vulgar serta mengancam keluarga dari LW (Mama). Demikian dikatakan Penasehat Hukum LW, Josep Titirlolobi, SH dan rekan saat menggelar press release di salah satu cafe di bilangan kilometer 7 Kota Sorong, kemarin.

Dikatakan Josep, tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi yang bertugas di Polda Papua sudah melanggar etika dari Kepolisian Republik Indonesia, sehingga selaku kuasa hukum dari klien kami LW sudah membuat laporan ke Propam Polda Papua dan juga laporan ke Propam Mabes Polri di Jakarta.

“Kami sudah membuat laporan ke Propam Polda Papua dan Propam Mabes Polri dan semuanya mempunya bukti berupa surat terima laporan, bahkan dari Propam Mabes Polri juga memberikan jaminan dalam jangka waktu dua minggu kasus ini sudah harus di proses oleh Propam Polda Papua,” jelas Josep.

Lanjut Josep, bahkan Propam Mabes Polri juga meminta kami selaku kuasa hukum untuk mengikuti perkembangan kasus ini yang mana kalau belum juga di proses maka segera menghubungi kembali Propam Mabes Polri agar Propam Mabes Polri mendesak agar segera diproses.

Selain itu juga, apabila kedua unit dari institusi Polri ini tidak juga memproses oknum polisi ini dari sisi kode etik kepolisian maka PH akan mengambil langkah hukum yang lain dan langsung melaporkan permasalahan ini kepada Kapolri, Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, PH.D di Jakarta.

Dikatakan Josep, sekarang ini aparat kepolisian sementara melakukan pencitraan untuk menjaga kepercayaan dengan bekerja secara profesional, namun apabila laporan ini masuk sampai kepada Kapolri maka secara otoma tis seluruh jajaran kepolisian di Polda Papua akan kena dampak apalagi Kapolri merupakan mantan Kapolda Papua.
“Kalau sampai diperhambat proses terhadap oknum polisi HJM maka kami akan melaporkan langsung kepada Kapolri sekaligus kami akan mengambil langkah hukum yang lain terhadap kasus ini,” tegas Josep. (Jason)

Post Views: 20Sumber: Google News | Warta 24 Kota Sorong

Tidak ada komentar