Menginap di Sorong, Jokowi Curhat Hotelnya Mati Lampu Tiga Kali - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Menginap di Sorong, Jokowi Curhat Hotelnya Mati Lampu Tiga Kali

Menginap di Sorong, Jokowi Curhat Hotelnya Mati Lampu Tiga Kali

Liputan6.com, Nabire Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke enam provinsi di Indonesia, salah satunya Papua. Saat tiba di Bumi Cendrawasih, Jokowi…

Menginap di Sorong, Jokowi Curhat Hotelnya Mati Lampu Tiga Kali

Liputan6.com, Nabire Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke enam provinsi di Indonesia, salah satunya Papua. Saat tiba di Bumi Cendrawasih, Jokowi mengawali perjalanannya ke Kabupaten Sorong.

Saat kunjungan ini, pengalaman tidak mengenakkan harus dialami orang nomor satu Indonesia ini. Saat memberi sambutan pada acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Nabire, ia bercerita bahwa hotel tempat ia menginap mati lampu.

"Tadi malam saya menginap di Kota Sorong, di hotel mati lampu 3 kali. Malam ini saya mau nginep di Nabire, saya mau cek mati lampu enggak nanti malam," tutur Jokowi di Nabire, Rabu (20/12/2017).

  • Listriki 191 Desa di Papua, Jokowi Sebut Ini Soal Keadilan
  • Menunggu 25 Tahun, Desa di Papua Ini Akhirnya Teraliri Listrik
  • Freeport Luncurkan Program Listrik Masuk Kampung

"Saya mau cek saja, kalau presiden mati lampu tiga kali pasti rakyat lebih," lanjutnya lagi.

Meski demikian, Jokowi tetap mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan instansi terkait seperti Kementerian ESDM dan PLN. Medan yang sangat berat di Papua bukan menjadi halangan bagi pemerintah untuk melistriki desa-desa terpencil.

"Memang tidak mudah mengerjakan namanya listrik di Papua, medan sangat berat. Bergunung-gunung, kalau mau bawa tiang listrik saja harus nyebur, lalu digotong ke atas bukit oleh orang. Artinya medannya sangat berat, tapi seberat apapun medan harus bisa kita taklukan dan desa-desa terang benderang," kata dia.

Hingga saat ini, kata Jokowi, Papua masih jadi lokasi terbanyak yang belum teralirkan listrik yakni sebanyak 2.000 desa. Tapi jumlah itu akan terus berkurang dengan target tahun depan semua desa di Papua sudah bisa menikmati listrik.

"Saya sudah perintah menteri ESDM dibantu PLN, tahun depan semu a desa harus terang benderang," pungkasnya.

1 dari 2 halaman

Menunggu 25 Tahun, Desa di Papua Ini Akhirnya Teraliri Listrik

Desa Bomopoi di Distrik Yaro, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua jadi salah satu desa yang mendapat bantuan pemasangan listrik gratis dari PT PLN (Persero). Kepala Desa Bomopoi Agustinus Kegau bercerita bahwa ini merupakan pertama kalinya sejak desa berdiri masyarakat bisa menikmati listrik.

Desa yang berjarak 60 km dari pusat Kota Nabire tersebut memiliki penduduk yang rata-rata berprofesi sebagai petaniz Total, sudah ada 57 rumah yang mendapat bantuan pemasangan listrik dari PLN.

"Ini desa dari 1992. Baru sekarang dapat listrik, jalan pun tahun lalu kami dapat," ungkap Agustinus saat bertemu dengan Liputan6.com di Bomopoi, Nabire, Papua Barat, Selasa (20/12/2017).

Sebelumnya, kata Agustinus, demi bisa menikmati listrik masyarakat menggunakan bantuan alat seperti genset dan solar cell. Listrik yang dihasilkan pun tidak bisa dinikmati sepanjang waktu, hanya saat malam hari saja.

Sementara genset dan solar cell yang dimiliki masyarakat Bomopoi dari dua cara. Ada yang merupakan bantuan dari pemerintah kabupaten, ada juga yang hasil patungan dari penduduk sekitar.

Sumber: Google News | Warta 24 Kota Sorong

Tidak ada komentar