Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin ... - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin ...

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin ...

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin Canda soal Kampung Halaman Gak Masuk Peta "Horas, Majuah-juah, Njuah-juah, Ahoi, Yahowu. Saya sampaikan kal…

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin ...

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin Canda soal Kampung Halaman Gak Masuk Peta

"Horas, Majuah-juah, Njuah-juah, Ahoi, Yahowu. Saya sampaikan kalau saya bermarga Pakpahan karena istri saya bermarga Pasaribu"

Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia, Kapolda Sumut Bikin Canda soal Kampung Halaman Gak Masuk PetaTRIBUN MEDAN/ Dedy KurniawanKapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw disambut tokoh Sinterklas menghadiri Perayaan Natal Persadaan Pomparan Raja Sonang Sedunia di Universitas Nommensen Jalan Sangnaualuh, Sabtu (9/12/2017)

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Water pauw disambut tiga sosok Sinterklas saat menghadiri perayaan Natal Persadaan Pomparan Raja Sonang Sedunia. Bersama romongan, Kapolda tiba sekitat pukul 19.45 WIB, di Universitas Nommensen, Jalan Sangnaualuh, Sabtu (9/12/2017).

Memberi sambutannya, Paulus, pria kelahiran 25 Oktober 1963 di Fakfak, Papua Barat ini menyampaikan memiliki marga Pakpahan. Ia bermarga Pakpahan karena istrinya bernama Roma bermarga Pasaribu. Kapolda juga mengenalkan diri dan latar belakang keluarganya. Ia juga sempat membuat gelak tawa ribuan hadirin lantara ia lahir di daerah yang disebutnya tidak masuk dalam peta.

"Horas, Majuah-juah, Njuah-juah, Ahoi, Yahowu. Saya sampaikan kalau saya bermarga Pakpahan karena istri saya bermarga Pasaribu. Rumah saya di Jakarta, kampung saya di Fakfak Papua Barat gak masuk peta," ujarnya disambut riuh gelak tawa.

Baca: Istri Wali Kota Medan Lemas Lihat Api Nyaris Sambar Butik, Zulmi Eldin: Tidak Usah Difotolah

Baca: Heboh, Pengemis Zaman Now Main Ponsel Layar Sentuh di Emperan, Bikin Geleng-geleng Kepala

Kapolda yang memberi sambutan menyampaikan permohonan maaf karena terlambat sampai ke lokasi acara. Gelak tawa hadirin juga terdengar saat Kapolda terbata berbahasa Batak.

"Puji syukur kita sampaikan kepada Yesus Kristus. Anugerahnya yang luar biasa dan pemeliharaannya yang selalu sempurna untuk kita sampai bisa mengadakan perayaan Natal Persadaan Pomparan Raja Sonang Sedunia 2017. Selaku pribadi, keluaraga dan Kapolda Sumut mengucapkan Selamat Natal Pomoaran Raja Sonang Sedunia dan Tahun Baru 2018. Semoga Natal bisa meningkatkan persaudaraan selaku umat Yesus Kristus," ungkapnya.

Kapolda menyampaikan, bentuk upaya menciptakan suasana harmonis masyarakat pihaknya telah membuat dialog antar umat beragama diikuti 6.000 masyarakat, dari Agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu. Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 Polda Sumut juga sudah siapkan 8.3 28 personel.

"300 pendeta kita sharing terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kami akan bersinergi dengan umat agama yang lain. Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 Polda Sumut juga sudah siapkan 8.328 personel," pungkasnya.

Acara ini dihadiri Ketua DPP Persadaan Pomparan Raja Sonang Sedunia Pematangsiantar Muhammad Alboin, Ketua Panitia Natal Persadaan Raja Sonang Sedunia Mayjen (Purn) Sumiharjo, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, pendeta, tokoh adat, tokoh masyarakat dan 5.000 hadirin di dalam aula.(dyk/tribun-medan)

Penulis: Dedy Kurniawan Editor: Salomo Tarigan Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Istri Labrak Suami yang Berduaan dengan Selingkuhan di Hotel, "Abang Tega, Aku Lagi Hamil Bang" Sumber : Google News | Warta 24 Fakfak

Tidak ada komentar