Tiga Kapal Perang Masih Diproses - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tiga Kapal Perang Masih Diproses

Tiga Kapal Perang Masih Diproses

KUNJUNGAN: Suasana kunjungan tim Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI saat menyambangi PT DRU di Srengsem, Panjang, Bandarlampung, kemarin (29/11). FOTO M. TEGAR MUJAHID/BAN…

Tiga Kapal Perang Masih Diproses

KUNJUNGAN: Suasana kunjungan tim Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI saat menyambangi PT DRU di Srengsem, Panjang, Bandarlampung, kemarin (29/11). FOTO M. TEGAR MUJAHID/BANDARLAMPUNG

radarlampung.co.id â€" Tim Pusat Komunikasi (Puskom) Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI menyambangi PT Daya Radar Utama (DRU) di Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, Srengsem, Panjang, Bandarlampung, kemarin (29/11).

Kedatangan Kemenhan RI ke perusahaan galangan kapal itu untuk mengecek kapal-kapal perang yang mereka pesan. Diketahui, Kemenhan memesan empat kapal perang yang pembuatannya dilakukan PT DRU.

Dari empat yang dipesan, satu kapal perang sudah selesai pembuatannya pada Juni 2015. Kapal tersebut diberi n ama KRI Teluk Bintuni-520. Sementara, tiga kapal perang lainnya masih dalam proses pembuatan.

Kapuskom Publik Kemenhan RI Brigjen Totok Sugiharto mengatakan, kunjungan mereka ke PT DRU juga untuk mengetahui sejauh mana kemampuan industri maritim galangan kapal yang ada di Lampung.

’’Kami langsung mengecek ke sini untuk memperoleh informasi aktual dan faktual tentang kemampuan industri maritim galangan kapal. PT DRU ini merupakan salah satu perusahaan yang membuat empat kapal perang milik NKRI,” ujarnya kemarin.

Menurutnya, PT DRU telah membuat beberapa kapal yang kini digunakan oleh TNI baik angkatan laut maupun darat. KRI Teluk Bintuni-520 salah satunya. Dia menjelaskan, kapal yang dibuat di Lampung itu memiliki spesifikasi panjang 120 meter dengan lebar 18 meter dan tinggi 7,8 meter. Kapal dengan draf 3 meter tersebut memiliki ketahanan laut selama 20 hari dan mampu mendarat di pantai.

KRI Teluk Bintuni-520 juga didesain dapat mengangkut 10 unit M ain Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 berbobot 62,5 ton yang dilengkapi dua helipad beserta fasilitas hanggar dan mampu membawa 400 personel. ’’Targetnya dua tahun lagi, tiga kapal lainnya yang dipesan selesai dikerjakan,” ucapnya.

Sementara, Managing Director PT DRU Wardiyono Suwaryo mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya ini merupakan salah satu cabang di Indonesia. Menurut dia, dua lainnya ada di Lamongan dan Jakarta.

Dijelaskannya, di Lampung, PT DRU memiliki karyawan sebanyak 1.154 orang yang seluruhnya merupakan anak bangsa Indonesia dan hampir 90 persen merupakan warga Lampung.

’’Tidak ada warga asing satu pun. Pekerjanya murni berbangsa Indonesia. Karena perusahaan ini juga ingin meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar galangan kapal karena menyerap ribuan tenaga kerja,” paparnya.

Pensiunan TNI jenderal bintang dua ini menambahkan, cita-cita dan harapan dari PT DRU adalah memiliki daya saing tinggi, dipercaya membangun alut sista TNI jenis combatan, menjadi industri maritim nasional yang profesional dan modern, serta mendukung program pembangunan pemerintah.

’’Ini butuh kebijakan pemerintah, kalau perusahaan Indonesia boleh membuat kapal perang untuk luar negeri. Kami siap membuatnya. Tetapi, kami tetap mengikuti aturan pemerintah,” ucapnya. (yud/c1/whhk)

Sumber: Google News | Warta 24 Teluk Bintuni

Tidak ada komentar