Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu

Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu

Login/Daftar Home����…

Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu
  • Kamis, 04 Januari 2018 â€" 11:36
  • 748x views
Harga cabai rawit di Wondama tembus Rp 100 ribu Menurut sejumlah pedagang, harga cabai mulai meroket tajam sejak dua hari menjelang tahun baru. Sebelum hari Raya Natal harga cabai masih berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu. Menjelang tahun baru, harga melejit ke posisi Rp 80 ribu dan terus naik hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Sejak menjelang perayaaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, harga cabai rawit di kabupaten Teluk Wondama terus naik hingga menembus angka Rp 100 ribu per kilogram â€" Jubi/tempo.co ANTARA redaksi@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wasior, Jubi - Harga cabai rawit di pasar tradisional di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Menurut sejumlah pedagang, harga cabai mulai meroket tajam sejak dua hari menjelang tahun baru. Sebelum hari Raya Natal harga cabai di daerah tersebut masih berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per kilog ram (kg).

Menjelang tahun baru, harga melejit ke posisi Rp 80 ribu dan terus mengalami kenaikan hingga kini mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Lisna, seorang pedagang di pasar Soyar Wasior mengutarakan kenaikan harga tingkat pedagang dipicu kenaikan harga di tingkat petani.

"Kita jual Rp 100 ribu per kilo karena memang kita beli dari petani sudah mahal. Kita belinya Rp 90 ribu satu kilo," kata Lisna.

Di daerah ini, umumnya penjualan cabai oleh pedagang kecil dilakukan dengan sistem tumpukan. Mereka menyiasati kenaikan harga ini dengan mengurangi porsi takaran cabai untuk setiap tumpukan kecil seharga Rp 5 ribu maupun tumpukan yang lebih besar seharga Rp 10 ribu.

"Kita kurangi sedikit saja karena kalau banyak nanti tidak ada yang beli. Asal ada untung sedikit," katanya.

Perayaan Natal dan tahun baru sudah berlalu, namun harga sejumlah barang kebutuhan pokok selain cabai di daerah tersebut juga masih relat if tinggi.

Komoditas bahan pokok lain yang sempat mengalami kenaikan sebelum natal juga rata-rata belum kembali ke harga normal. Bawang merah dan bawang putih masih bertahan pada Rp 55 ribu per kilogram dari semula Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kilogram.

Telur ayam juga masih berada pada harga Rp 70 ribu per rak dari sebelumnya Rp 50 ribu per rak. Begitu pula dengan daging ayam beku yang naik Rp 5 ribu dari harga semula Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per ekor. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Menguntungkan, pengelola warnet di Enarotali buka jasa kirim email

Selanjutnya

Dampak kenaikan kontainer, beras dan telur naik harga

Baca Juga
  • Tahun politik, tokoh Katolik Paniai ajak umat menjaga diri

    Meepago â€" Selasa, 02 Januari 2018
  • Bupati Dogiyai: Jangan pukul rakyatku apalagi membunuh

    Meepago â€" Selasa, 09 Januari 2018
  • Peternak Mimika pasok telur ke Asmat dan Yahukimo

    Ekonomi â€" Jumat, 05 Januari 2018
  • ASN Kabupaten Dogiyai harus disiplin dan bebas Miras

    Meepago â€" Kamis, 04 Januari 2018
  • Hak dasar rakyat Papua masih diabaikan

    Polhukam â€" Kamis, 04 Januari 2018

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:17
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:27
Diproduksi : West Papua Updates Fadal Al Hamid tentang kapitalisme dan ideologi
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:24
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Gerakan mahasiswa Fakfak tuntut transparansi

    Domberai â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 21:18 WP
  • Lemahnya sosialisasi, KDRT meningkat

    Anim Ha â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 19:49 WP
  • Satpol PP Merauke kekurangan penyidik PNS

    Anim Ha â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 18: 08 WP
  • Pasca musibah gelombang laut, anak-anak distrik Waan menderita diare

    Anim Ha â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 17:58 WP
  • Pemprov dan tiga kementrian tandatangani kesepakatan 10 persen saham Freeport

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 17:47 WP
  • Menteri BUMN resmikan tempat penitipan anak di pasar Doyo Baru

    Jayapura Membangun â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 17:16 WP
  • Pemerintah akan cari jalan tuntaskan pembangunan p asar Pharaa

    Jayapura Membangun â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 16:56 WP
  • Pedagang enggan pindah, jarak rumah ke pasar jauh

    Jayapura Membangun â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 16:46 WP
  • Dua calon kepala daerah Mamteng terdaftar di KPU

    Lapago â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 15:11 WP
  • Pilkada serentak, sejumlah calon di daerah mulai bermunculan

    Polhukam â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 10:32 WP
  • Perempuan kampung Arsopu ra manfaatkan pekarangan lebih produktif

    Mamta â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 09:43 WP
  • Pelayanan Disdukcapil Nabire terkendala sistem

    Nabire Membangun â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 09:21 WP
  • Kepala distrik Nabire gelar pertemuan dengan lurah

    Nabire Membangun â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 09:10 WP
  • Pengurus baru PSSI Papua harus berani buat perubahan

    Lembar Olahraga â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 08:41 WP
  • Seba nyak 24 rumah tertimbun tanah longsor di Kabianggama Yahukimo

    Lapago â€" Jumat, 12 Januari 2018 | 00:30 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Teluk Wondama

Tidak ada komentar