Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua Reporter: Tempo.co Editor: En…

Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua Reporter:

Tempo.co

Editor:

Endri Kurniawati

Jumat, 5 Januari 2018 08:39 WIB
Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

Suku Moi di Hutan Kampung Klaso, Distrik Klaso, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar menghimbau para pasangan calon gubernur, wakil gubernur, dan tim suksesnya untuk tidak memanas-manaskan dan memobilisasi massa untuk kepentingan politiknya menjelang Pilkada Provinsi Papua. "Kami ingin semua yang ikut kontestasi Pilkada ini siap menang dan siap kalah serta sepakat untuk melakukannya dengan damai," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis 4 Januari 2018.

Boy mengatakan Polda telah memulai rangkaian pengamanan menjelang Pilkada Papua 2018. Tidak hanya polisi dan TNI, Boy juga menggandeng sejumlah tokoh agama untuk menjaga kedamaian selama masa pemilu. Para tokoh agama, kata Boy, banyak membantu terjaganya keamanan. “Mereka memiliki peran yang besar."

Baca: Pilkada Papua, Polisi Antisipasi Ancaman ...

Polda Papua juga mengantisipasi serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). "Sangat dimungkinkan KKB ikut mengganggu jalannya Pilkada,” kata Boy. Polda menugaskan satuan tugas terpadu gabungan TNI dan Polri untuk mengeliminir dari ancaman itu.

Sejauh ini, belum ada ancaman dari KKB menjelang Pilkada Provinsi Papua 2018. Namun, kata Boy, di beberapa tempat KKB masih kerap mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca: Gunakan Sistem Noken, Pilkada 2018 di Papua ...

KKB kerap menjadi ancaman bagi warga Papua. KKB sempat menjadi sorotan setelah menyandera sebanyak 344 warga sipil yang selama tiga pekan di Desa Banti dan Kimbely serta area longsoran Kali Kabur, Mimika, Papua. Ratusan warga itu akhirnya dibebaskan pasukan gabungan TNI dan Polri pada Jumat, 17 November 2017.

KKB juga kerap baku tembak dengan aparat Polri dan TNI. Beberapa kali, mobil patroli dan anggota aparat keamanan yang berjaga menjadi korban penembakan mereka.

Terkait Rekomendasi
  • Lulusan SMP Jadi Mantri Kesehatan, 23 Orang Keracunan, Satu Wafat

    Lulusan SMP Jadi Mantri Kesehatan, 23 Orang Keracunan, Satu Wafat

    1 jam lalu
  • Surati Anies, Dirlantas Akan Minta Jalan Jatibaru Dibuka Kembali

    Surati Anies, Dirlantas Akan Minta Jalan Jatibaru Dibuka Kembali

    3 jam lalu
  • Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    11 jam lalu
  • Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    11 jam lalu
  • Foto
  • Tottenham Bermain Imbang Atas West Ham 1-1

    Tottenham Bermain Imbang Atas West Ham 1-1

    1 jam lalu
  • Ekspresi Bupati Hulu Sungai Tengah Tiba di KPK usai Terjaring OTT

    Ekspresi Bupati Hulu Sungai Tengah Tiba di KPK usai Terjaring OTT

    2 jam lalu
  • Aktivitas Kapal Floating Storage & Regasification Unit (FSRU)

    Aktivitas Kapal Floating Storage & Regasification Unit (FSRU)

    11 jam lalu
  • Jokowi Undang 88 Raja dan Sultan Se-Indonesia ke Istana Bogor

    Jokowi Undang 88 Raja dan Sultan Se-Indonesia ke Istana Bogor

    12 jam lalu
  • Video
  • Deklarasi Cagub dari PDIP, Megawati Pamer Kinerja Tri Rismaharini

    Deklarasi Cagub dari PDIP, Megawati Pamer Kinerja Tri Rismaharini

    1 jam lalu
  • Lulusan SMP Jadi Mantri Kesehatan, 23 Orang Keracunan, Satu Wafat

    Lulusan SMP Jadi Mantri Kesehatan, 23 Orang Keracunan, Satu Wafat

    8 jam lalu
  • Seorang Gadis di Brebes Diperkosa Oleh Enam Pemuda

    Seorang Gadis di Brebes Diperkosa Oleh Enam Pemuda

    11 jam lalu
  • Liburan Murah Meriah di RPTRA Kalijodo

    Liburan Murah Meriah di RPTRA Kalijodo

    12 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Larangan Sandiaga Dicuekin, Ruko Beroperasi di Pulau Reklamasi

  • 2

    Kapolri Tito Karnavian Melantik 79 Perwira Menengah

  • 3

    Umumkan Calon PIlkada 2018 untuk 4 Provinsi, PDIP Pamer Risma

  • 4

    6 Perubahan Terbesar Terjadi di Arab Saudi Tahun 2018

  • 5

    Anggita Sari ke Jennifer Dunn: Pondok Bambu Tak Seindah Dulu

  • Fokus
  • Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

    Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

  • Setelah Blok Mahakam di Tangan Pertamina

    Setelah Blok Mahakam di Tangan Pe rtamina

  • KPK Percepat Pengusutan Kasus E-KTP dan BLBI

    KPK Percepat Pengusutan Kasus E-KTP dan BLBI

  • BNPT: Waspadai Serangan Teroris pada Malam Tahun Baru

    BNPT: Waspadai Serangan Teroris pada Malam Tahun Baru

  • Terkini
  • Kapolda Imbau Calon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

    Kapolda Imbau C alon Gubernur Tidak Mobilisir Massa Pilkada Papua

    41 menit lalu
  • Sandiaga Uno Laporkan 2 Kasus di Era Ahok ke KPK DKI Jakarta

    Sandiaga Uno Laporkan 2 Kasus di Era Ahok ke KPK DKI Jakarta

    44 menit lalu
  • Kampanye Ani Yudhoyono Saat Jadi Ibu Negara Bukan Isapan Jempol

    Kampanye Ani Yudhoyono Saat Jadi Ibu Negara Bukan Isapan Jempol

    56 menit lalu
  • Polisi Ungkap Penataan Tanah Abang Anies Baswedan Tabrak 4 Aturan

    Polisi Ungkap Penat aan Tanah Abang Anies Baswedan Tabrak 4 Aturan

    1 jam lalu
  • Yon Koeswoyo Meninggal

    Yon Koeswoyo Meninggal

    1 jam lalu
  • Gaji TGUPP Cukup Besar, Sandiaga Uno Minta Tak Dipersoalkan

    Gaji TGUPP Cukup Besar, Sandiaga Uno Minta Tak Dipersoalkan

    1 jam lalu
  • Trump Dukung Dialog Korea Utara dan Korea Selatan karena ...

    Trump Dukung Dialog Korea Utara dan Korea Selatan karena ...

    1 jam lalu
  • Kota di Cina Ini Siap Beralih ke Mobil Listrik dan Hybrid

    Kota di Cina Ini Siap Beralih ke Mobil Listrik dan Hybrid

    1 jam lalu
  • Selain Suap, Perselingkuhan Jadi Pelanggaran Hakim Terbanyak

    Selain Suap, Perselingkuhan Jadi Pelanggaran Hakim Terbanyak

    1 jam lalu
  • BMKG: Waspadai Hujan dan Angin Kencang Mulai Siang Hari

    BMKG: Waspadai Hujan dan Angin Kencang Mulai Siang Hari

    1 jam lalu
  • Selengkapny a Grafis

    Anak, Istri, dan Keponakan Setya Novanto dalam Kasus E-KTP

    Nama anak, istri, dan keponakan Setya Novanto berada di pusaran rasuah e-KTP lewat PT Murakabi Sejahtera.

    Sumber: Google News | Warta 24 Sorong Selatan

    Tidak ada komentar