www.AlvinAdam.com

WARTA 24 PAPUA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Merasakan Rusaknya Jalan Trans Papua Barat Manokwari-Bintuni

Posted by On 18.01

Merasakan Rusaknya Jalan Trans Papua Barat Manokwari-Bintuni


MANOKWARI, KOMPAS.com - Pagi itu, saya bersama dua orang penumpang hendak melakukan perjalanan dari Kabupaten Teluk Bintuni ke Kabupaten Manokwari dengan menggunakan Hilux atau mobil Four-Wheel-Drive (4 WD). Cuaca di Bintuni ketika itu terlihat cerah, tidak ada tanda-tanda akan turunnya hujan.

Namun setelah kurang lebih dua jam menempuh perjalanan, tiba-tiba terlihat beberapa mobil truk dan Hilux sedang mengantre. Rupanya di tengah jalan ada sebuah truk yang terjebak, sehingga menghalangi jalan. Upaya untuk menarik truk harus dilakukan oleh truk lainnya.

Setelah truk yang terjebak berhasil ditarik, kami pun diberi kesempatan oleh para sopir truk untuk jalan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar jalan yang kita lewati tidak semakin bertambah parah atau semakin dalam karena biasanya kondisi jalan yang berlumpur akan semakin sulit dilewati, apalagi jika tru k tersebut membawa muatan yang banyak.

(Baca juga : Rute Baru Batik Air, Surabaya-Sorong-Manokwari)

Namun baru beberapa meter, mobil kita akhirnya masuk dalam sebuah kubangan yang cukup dalam. Usaha sang sopir untuk keluar malah menjadikan kubangan tersebut bertambah dalam, sehingga harus membutuhkan pertolongan dari mobil lainnya.

Akhirnya kami ditarik oleh salah satu mobil dengan menggunakan tali khusus dan butuh waktu sekitar 30 menit agar lolos dari lumpur tersebut.

(Baca juga : Cerita Pramugari saat Bertugas di Daerah Papua)

Kondisi seperti ini sudah tidak asing lagi. Terjebak dalam lumpur sudah merupakan pemandangan umum bagi para sopir dan penumpang yang sudah sering melakukan perjalanan dari Kabupaten Manokwari ke Kabupaten Teluk Bintuni, maupun sebaliknya, apalagi di saat turun hujan.

Pasalnya, untuk melintasi jalan yang masuk dalam program Nawacita, Presiden Joko Widodo ini, penuh dengan tantanga n. Kendaraan yang bisa melewati jalur ini pun, hanya mobil-mobil 4 WD yang tidak lagi menggunakan ban standar.

“Begini sudah kalau jalan sudah berlumpur, saya harus ekstra hati-hati karena kalau salah memilih jalan maka mobil akan tertanam,” ungkap salah satu sopir Rahman, Senin (29/1/2018).

Sementara, salah satu penumpang Stevy, mengaku kondisi jalan ini sudah tergolong lebih baik, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana mobil angkutan harus menempuh perjalanan lebih dari 8 jam, bahkan terkadang harus bermalam.

Memang jika dilihat, kondisi tanah atau jalan di daerah Distrik Mameh yang masuk kabupaten Manokwari Selatan, masih labil sehingga kalau turun hujan tanah tersebut akan menjadi becek dan berlumpur. Padahal Pemerintah Daerah Manokwari Selatan, telah bekerja keras untuk melakukan perbaikan di wilayah tersebut.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai ruas jalan dari Distrik Tahota hingga Gunung Botak, di mana kondisi jalan sudah terlihat baik, bahkan ada yang sudah diaspal sehingga mempermudah supir untuk melakukan perjalanan.

Ini adalah bukti bahwa pihak pemerintah terus membenahi infrastruktur jalan, sehingga akses ke semua wilayah di Manokwari Selatan maupun Teluk Bintuni dapat dijangkau dengan mudah.

Berita Terkait

Ingat! Raja Ampat Itu di Papua Barat

Aneka Pilihan Tempat Wisata Pasca Pilkada di Papua Barat

Kopi Bali dan Papua Curi Perhatian di W ina

Terkini Lainnya

Merasakan Rusaknya Jalan Trans Papua Barat Manokwari-Bintuni

Merasakan Rusaknya Jalan Trans Papua Barat Manokwari-Bintuni

Travel Story 30/01/2018, 07:59 WIB 2 Kuliner Mi Halal yang Harus Dicoba di Chiang Mai Thailand

2 Kuliner Mi Halal yang Harus Dicoba di Chiang Mai Thailand

Food Story 30/01/2018, 06:30 WIB Jelang Imlek, Ini Paket Wisata yang Digemari Turis China

Jelang Imlek, Ini Paket Wisata yang Digemari Turis China

News 29/01/2018, 22:00 WIB Santap Mi Bakso Daging Sapi Tenderloin di Chiang Mai, Mau Coba?

Santap Mi Bakso Daging Sapi Tenderloin di Chiang Mai, Mau Coba?

Food Story 29/01/2018, 21:00 WIB 3 Spot Foto Instagramable di Kawasan Candi Cangkuang Garut

3 Spot Foto Instagramable di Kawasan Candi Cangkuang Garut

Travel Tips 29/01/2018, 19:30 WIB Unik, Ada Masjid Kapal di Perbatasan Kota Semarang dan Kendal

Unik, Ada Masjid Kapal di Perbatasan Kota Semarang dan Kendal

Travel Story 29/01/2018, 19:00 WIB Lewat Asosiasi, Indonesia Promosikan Kuliner di Australia

Lewat Asosiasi, Indonesia Promosikan Kuliner di Australia

News 29/01/2018, 17:15 WIB Jamuan Teh Sore Hari Bertema 'Alice in Wonderland' di Jepang

Jamuan Teh Sore Hari Bertema "Alice in Wonderland" di Jepang

Jepang Terkini 29/01/2018, 16:37 WIB Besok Ada 50.000 Kopi Gratis untuk Penumpang Kereta Api, Ini Caranya

Besok Ada 50.000 Kopi Gratis untuk Penumpang Kereta Api, Ini Caranya

News 29/01/2018, 16:00 WIB Menginap di Umah Bali Villa Ubud, Wow Senangnya...

Menginap di Umah Bali Villa Ubud, Wow Senangnya...

Hotel Story 29/01/2018, 15:11 WIB Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor Bakal Digelar Maret 2018

Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor Bakal Digelar Maret 2018

News 29/01/2018, 14:46 WIB Unik! Pasar Karetan Kini Diburu Wisatawan

Unik! Pasar Karetan Kini Diburu Wisatawan

Travel Story 29/01/2018, 13:46 WIB Jika lewat Pantura, Mampir di Kendal, Ada Wisata Belanja

Jika lewat Pantura, Mampir di Kendal, Ada Wisata Belanja

News 29/01/2018, 10:54 WIB Melahap Dessert Mango 'Aslinya' di Thailand

Melahap Dessert Mango "Aslinya" di Thailand

Food Story 29/01/2018, 09:33 WIB Dipandang dari Eling Bening, Rawa    Pening Begitu Indah...

Dipandang dari Eling Bening, Rawa Pening Begitu Indah...

Travel Story 29/01/2018, 07:14 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Teluk Bintuni

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »