Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi

Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi

Login/Daftar Home����…

Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi
  • Senin, 15 Januari 2018 â€" 22:26
  • 239x views
Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi Dalam rilis yang dikeluarkan BEM FK Unipa dalam akun instagram-nya, saat pertemuan mahasiswa dan orang tua dengan WK III Unipa, Rabu (10/1/2018), BEM FK Unipa mengetahui bahwa perkuliahaan yang sempat berlangsung sejak 7 November hingga 15 Desember 2017 lalu ternyata menggunakan dana talangan dari FK UI sebesar Rp 7,6 miliar. Pertemuan mahasiswa dan orang tua dengan WK III Unipa, Rabu (10/1/2018) â€" Jubi/IST Angela Flassy angela@tabloidjubi.com Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi â€" Aktivitas perkuliahan Fakultas Kedokteran Universitas Papua yang berada di Sorong, Papua Barat, kembali macet. Pasca libur Natal dan Tahun Baru 2018, semestinya perkuliahan FK Unipa kembali aktif pada 5 Januari. Namun hingga saat ini perkuliahan belum berlangsung.

Kampus yang didirikan atas kerjasama tiga pihak, yakni Universitas Papua (Unipa), Fak ultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), dan Pemerintah Kabupaten Sorong tersebut kembali tersandung masalah.

Dalam rilis yang dikeluarkan BEM FK Unipa dalam akun instagram-nya, saat pertemuan mahasiswa dan orang tua dengan WK III Unipa, Rabu (10/1/2018), BEM FK Unipa mengetahui bahwa perkuliahaan yang sempat berlangsung sejak 7 November hingga 15 Desember 2017 lalu ternyata menggunakan dana talangan dari FK UI sebesar Rp 7,6 miliar. FK Unipa baru mengirimkan dana sebesar Rp 3 miliar dan akan mengirimkan sisanya setelah FK UI menyerahkan laporan penyelenggaraan pendidikan dan laporan pertanggungjawaban. Tetapi FK UI memutuskan untuk menunda perkuliahaan hingga Unipa mentransfer dana sesuai laporan pertanggungjawaban (LPJ).

“Pada 28 Desember 2017, Unipa telah mengirimkan surat ke FK UI untuk mengirimkan LPJ keuangan yang baku. Sehari kemudian, FK UI mengirimkan LPJ tanpa disertai bukti otentik penggunaan dana. Sebab itu rektor masih menahan sisa dana peng ampuan tersebut,” kata Plt. Ketua BEM FK Unipa, Wisnu G. Triwibowo, dalam rilisnya, Kamis (11/1/2018).

Dana hibah yang bersumber dari dana Otsus tersebut harus dilaporkan rektor Unipa ke Gubernur Papua Barat pada 10 Januari 2018, berdasarkan pakta integritas yang ditandatangai rektor Unipa tertanggal 23 Oktober 2017. Saat tak ada kesepakatan, Unipa mendatangi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Namun pada 10 Januari Dirjen Belmawa gagal mempertemukan Wakil Rektor II Unipa dan Kepala SPI Unipa dengan pihak FK UI di Jakarta. Wakil Rektor II Unipa akhirnya hanya menyampaikan pesan rektor yang meminta FK UI berkomitmen untuk menyelesaikan LPJ sementara mahasiswa tetap berkuliah.

“Kami saat ini menunggu. Tetapi apabila hingga 17 Januari tidak ada perkuliahan. Kami akan melanjutkan aksi,” kata Wisnu.

Kampus FK Unipa yang berada di Aimas, Kabupaten Sorong tersebut memang terpisah dari rektorat Universitas Papua yang berada di Manokwari, Papua Barat. FK Unipa berdiri pada 2014. Kini memiliki tiga angkatan 2014, 2015, dan 2016 dengan total 101 mahasiswa. Status FK Unipa masih pada status pengampuan dari FK UI selama 5 tahun, sejak 2014 hingga 2019.

Namun sejak 2 Oktober 2016, mulai muncul permasalahan. Tidak adanya dosen yang didatangkan dari FK UI Jakarta untuk melakukan proses pembelajaran.

BEM FK Unipa melakukan aksi sejak Oktober 2016 ke Manokwari hingga harus ke Jakarta pada Februari 2017, untuk mengetahui sebab musabab dan mencari jalan keluar agar mereka dapat melanjutkan studi dan menggapai cita-cita mereka. Hasilnya ke-101 mahasiswa kembali berkuliah lagi, namun hanya sebulan, yakni sejak 26 Maret â€" 29 April 2017. Setelah itu vakum lagi.

Aksi kembali di lakukan BEM FK Unipa di Sorong, Manokwari dan Jakarta. Hingga pada 20 Juni 2017 dilakukan pertemuan di Kantor Gubernur Papua Barat yang dihadiri Dirjen Belmawa Kementerian Ristek Dikti, FKUI, FK Unipa, Rektorat Unipa, Gubernur Papua Barat dan beberapa pihak terkait permasalahan.

Mahasiswa menunggu hasil di luar dan dijanjikan akan berkuliah kembali pada 18 Agustus 2017. Namun janji tersebut tak terpenuhi karena perbedaan honor dosen UI dan dosen Unipa.

Kampus vakum hingga 27 September 2017. BEM FK Unipa kemudian mengutus lagi 7 orang perwakilan mahasiswa ke Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Dan hanya bertemu Staf khusus Lenis Kogoya. Hingga akhirnya terdapat kesepahaman dan perkuliahan berlangsung sejak 7 November hingga 15 Desember 2017 setelah setahun lebih perkuliahan vakum. Dan kini terhenti lagi akibat tarik menarik persoalan LPJ.

Wakil Ketua DPR Papua Barat, Ranley Mansawan, kepada Cahaya Papua mengaku prihatin atas nasib para mahasiswa kampus tersebut. Menurutnya, masalah anggaran sudah ditangani pemerintah Provinsi Papua Barat bersama kabupaten/kota.

Ia berpandangan permasalahan in i menyangkut komunikasi antara Unipa dengan UI. Untuk itu dua kampus tersebut diminta segera duduk bersama membahas serta mencari solusi terbaik. Pertemuan harus segera digelar agar kevakuman ini tidak berkepanjangan. Ia khawatir masalah ini berimbas pada semangat mahasiswa.

“Mereka (mahasiswa) punya harapan besar terhadap kampus. Begitupun pemerintah daerah. Jangan sampai para orang tua kecewa, termasuk pemerintah daerah,” katanya.

Informasi yang ia peroleh, masalah ini terkait laporan pertanggungjawaban. Ranley berharap masalah ini tuntas tanpa mengorbankan aktivitas kuliah.

“Perkuliahan harus tetap berjalan seperti biasa dan yang paling bertanggungjawab atas aktivitas kampus ini adalah Dekan Fakultas Kedokteran UI dan Rektor Unipa,’’ ujarnya lagi. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Gerakan mahasiswa Fakfak tuntut transparansi

Selanjutnya

Baca Juga
  • Bupati Dogiyai: Jangan pukul rakyatku apalagi membunuh

    Meepago â€" Selasa, 09 Januari 2018
  • Pengurus baru PSSI Papua harus berani buat perubahan

    Lembar Olahraga â€" Jumat, 12 Januari 2018
  • Adik Wagub Papua, ditemukan meninggal di kontrakan

    Polhukam â€" Kamis, 11 Januari 2018
  • Pengembangan Daerah, Wari/Taiyeve diwacanakan jadi Ibu Kota Tolikara

    Lapago â€" Senin, 08 Januari 2018
  • Penyelidikan dugaan penyala hgunaan dana studi akhir mahasiswa Tolikara di Manado ditunda

    Lapago â€" Sabtu, 06 Januari 2018

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Aksi Tolak Pekuburan Umum
R abu, 20 Desember 2017 | 22:17
Diproduksi : West Papua Updates@desember2017 Kematian Alex Sambom
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:27
Diproduksi : West Papua Updates Fadal Al Hamid tentang kapitalisme dan ideologi
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:24
Diproduksi : Wes t Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • Diisukan pakai ijazah palsu, JWW: terima kasih mempopulerkan saya

    Polhukam â€" Selasa, 16 Januari 2018 | 02:39 WP
  • Kedua bakal paslon gubernur Papu a diingatkan kendalikan pendukungnya

    Polhukam â€" Selasa, 16 Januari 2018 | 02:33 WP
  • Tim JWW akan minta rehabilitasi nama baik kandidatnya

    Polhukam â€" Selasa, 16 Januari 2018 | 02:29 WP
  • Ketua KPU Papua sebut ada dua cara memverifikasi ijazah paslon

    Polhukam â€" Selasa, 16 Januari 2018 | 02:24 WP
  • KPU Papua didesak transparan dalam tahapan pilgub

    Polhukam â€" Selasa, 16 Januari 2018 | 02:16 WP
  • Ketika Pe rda nomor 8 tahun 2014 ditegakkan

    Anim Ha â€" Senin, 15 Januari 2018 | 23:08 WP
  • PPS Kabupaten Paniai diminta membentuk petugas pemutahir data

    Meepago â€" Senin, 15 Januari 2018 | 22:59 WP
  • Ratusan guru kontrak di Biak setahun tak terima honor

    Saireri â€" Senin, 15 Januari 2018 | 22:46 WP
  • Sebulan kuliah, perkuliahan FK Unipa macet lagi

    Domberai â€" Senin, 15 Januari 2018 | 22:26 WP
  • Jasa pengiriman, modu s masuknya narkoba ke Merauke

    Anim Ha â€" Senin, 15 Januari 2018 | 22:20 WP
  • Pasar lama Sentani tidak punya izin operasional

    Jayapura Membangun â€" Senin, 15 Januari 2018 | 22:02 WP
  • Warga Lereh keluhkan jalan rusak

    Mamta â€" Senin, 15 Januari 2018 | 21:56 WP
  • Lusa, Freeport dan Persipura teken kerjasama di Jakarta

    Lembar Olahraga â€" Senin, 15 Januari 2018 | 21:44 WP
  • Perang antar suku di Timika meresahk an mahasiswa daerah

    Lapago â€" Senin, 15 Januari 2018 | 21:18 WP
  • DPA Pemkab Jayawijaya 2018 telah disalurkan

    Lapago â€" Senin, 15 Januari 2018 | 20:14 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Sorong

Tidak ada komentar