Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut

Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut

Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut Oleh : Ridwan | Kamis, 11 Januari 2018 - 15:05 WIBMenteri Susi PudjiastutiINDUSTRY.co.id -…

Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut

Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut

Oleh : Ridwan | Kamis, 11 Januari 2018 - 15:05 WIB

Menteri Susi Pudjiastuti
Menteri Susi Pudjiastuti

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti tak goyah menghadapi isu illegal fishing yang saat ini tengah menjadi polemik di kabinet kerja Jokowi.

Seperti diketahui, pada Senin (8/1/2018) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meminta Menteri KKP untuk menghentikan tindakan tersebut. Meski, penenggelaman kapal pencuri ikan yang telah divonis incracht oleh pengadilan.

Luhut menilai, tindakan yang dilakukan selama ini sudah cukup menunjukkan kepada dunia, ketegasan sikap Indonesia. Bahkan Luhut menyebut ini sebagai perintah dirinya kepada Susi.

"Saya tak akan goyah dalam menegakkan aturan, ada atau tak ada perintah dari Luhut," ujar Menteri Susi di Jakarta (11/1/2018).

Susi menegaskan, penenggelaman kapal bukan kebijakan dirinya, melainkan amanat Undang-undang Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, illegal fishing itu tidak akan menganggu bisnis sejumlah perusahaan perikanan asing.

"Kalau ada (perusahaan asing) yang teriak-teriak, saya tahu itu paling empat atau lima dari 20-an company. Mereka ada di Bitung, Dobo, Tual, Papua," kata Susi.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan asing itu selama ini tidak melakukan industri di pabrik mereka. Kalau pun mereka punya pabrik, hanya formalitas untuk memenuhi syarat supaya bisa membawa masuk kapal dari luar negeri untuk menangkap ikan di Indonesia.

"Intinya mereka dari dulu enggak melakukan pengolahan dan manufacturing di Indonesia. Mereka bikin pabrik tapi p abriknya kosong," tandas Susi.

Meski sikap tegasnya ditentang banyak kalangan, Susi bersikukuh. Apalagi dalam tiga tahun kepemimpinannya di KKP, produksi perikanan terus meningkat. Dia mencontohkan, ekspor ikan dari Bitung, Sulawesi Utara ke Thailand pada 2016 naik 800%. Tahun 2017 menurutnya juga masih terus naik.

Dan yang terpenting, lanjutnya, sekarang ekspor perikanan tercatat dan lewat pelabuhan perikanan. "Dulu enggak tercatat, karena kapal asing itu menangkap ikan di tengah laut dan langsung pergi membawa hasil tangkapan ke luar negeri," imbuh Susi.

Kenaikan volume dan nilai ekspor ikan, dikatakan Susi sebagai buah dari kebijakan tegas terhadap praktik illegal fishing. Sebelumnya, perairan Papua Barat mulai dari Kaimana, Wanam, hingga Timika, bisa dipadati 1.000-3.000 kapal ikan asing.

Baca Juga

Kadin Dukung Menko Luhut Hentikan Penenggelaman Kapal
Kadin Sebut Larangan Cantrang Tak Objektif
Kadin: P emerintah Harus Maksimalkan Potensi Wisata Bahari
Kadin Minta Pemerintah Beri Kemudahan Proses Penangkapan dan Produksi…
Pekerjaan Galangan Kapal Turun Hingga 50 Persen, Perikanan Nusantara…

Industri Hari Ini

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo (Ist)

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:10 WIB

Pemerintah Sampaikan Indikator Sukses Pilada

Pemerintah yang diwakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan beberapa indikator kesuksesan pelaksanaan pemilihan kepala daerah, salah satunya independensi birokrasi dalam pelaksanaan…

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:02 WIB

Rapim Kemenhan Fokus pad a Pengembangan Industri Pertahanan

Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemenhan) 2018 difokuskan pada pengembangan industri pertahanan dalam negeri agar semakin dilirik investor.

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 11 Januari 2018 - 20:59 WIB

Bamsoet Dikabarkan Gantikan Posisi Setya Novanto Sebagai Ketua DPR

Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menunjuk Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu

Kamis, 11 Januari 2018 - 20:54 WIB

Kemajuan Industri Pertahanan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, kemajuan Industri Pertahanan Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan dan kemandirian ekonomi dalam neg eri yang sejalan dengan visi Nawa Cita…

Bangtan Boys (BTS) Boy Band Asal Korea Selatan Menang Grand Prize (Daesang) dalam Penghargaan Golden Disc Awards 2018 Hari Kedua (Foto:www.soompi.com)

Kamis, 11 Januari 2018 - 20:25 WIB

Selamat! BTS Raih Grand Prize di Hari Kedua Golden Disc Awards 2018

Ajang penghargaan Golden Disc Awards yang ke-32, diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 10-11 Januari 2018. Untuk hari pertama, [enghargaan bergengsi ini fokus terhadap para musisi yang…

selengkapnya

Industri Populer

1
Mulai Dari Song Ji Hyo Sampai Park Seo Joon Jadi Host di Golden Disc Award 2018
2
Turunnya Bea Masuk Keramik Impor Matikan Daya Saing Industri Keramik Nasional
3
PP Properti Optimis Dapat Tum buh Positif di Tahun 2018
4
350 Prajurit TNI Berjaga Perbatasan RI-Timor Leste
5
Soal Illegal Fishing, Susi Tak Goyah! Ada Atau Tak Ada Perintah Luhut
6
Tumbuh Sembilan Kali Lipat, Modalku Capai Total Pendanaan UMKM Sebesar Rp1 Triliun
7
Beredar Lagi Surat Bodong Pengangkatan CPNS
8
Sembilan Parpol Dukung Margiono di Pilkada Tulungagung
9
30 Jenis Kuliner Indonesia Siap Manjakan Pengunjung di Go-Food Festival
10
Kadin: Secara Umum Industri Keramik Nasional Tidak Ada Kendala

Magazine

Menyambut Periode Keemasan Industri Perbankan Syariah

Majalah Industry

Desember 2017
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

Ilustrasi Jenis Styrofoam (Foto Ist)
Kemasan Makanan Pakai Styrofoam, Aman?
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (fokusbisnis.com)
Sebuah Catatan di Awal Tahun
Jaya Suprana. (Foto: IST)
Hoax Positif dan Konstruktif
Jaya Suprana. (Foto: IST)
Kelirumologi Perang
 Salis S. Aprilian, Technical Expert/Strategic Advisor, Direktorat Gas & EBT, PT Pertamina (Persero) dan Pemerhati Migas (dok INDUSTRY.co.id)
Melanjutkan Bisnis Hulu Migas Nasional
Sumber: Google News | Warta 24 Kaimana

Tidak ada komentar