Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakit - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakit

Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakit

https://assets1.antvklik.com/2018/02/turis05-750x375.jpg News 02 Feb 2018 2018-02-02 14:58:50 2018-02-02 14:58:50 ANTV Klik https://assets2.antvklik.com/images/log…

Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakit

Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakithttps://assets1.antvklik.com/2018/02/turis05-750x375.jpg News 02 Feb 2018 2018-02-02 14:58:50 2018-02-02 14:58:50 ANTV Klik https://assets2.antvklik.com/images/logo.png

Gila! Lima Blogger Keliling Raja Ampat dengan Perahu Rakit

News | jakob tobing | 02 February 2018 jakob tobing https://www.antvklik.com/news

www.antvklik.com â€" Impian mengeksplorasi pesona eksotis Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, telah mengantarkan lima blogger asing untuk melakukan sebuah ekspedisi yang menantang bahaya, yakni mengelilingi Kepulauan Raja Ampat dengan menggunakan perahu karet yang dimodifikasi dengan tenda dan rakit bambu. Kelima sekawan pemberani itu terdiri dari empat blogger asal Rusia dan seorang dari Jepang.

Raja AmpatPersiapan Terakhir Menuju Raja Ampat di Pantai Dofior, Papua Barat. Foto:Hanafi Tianlean.

“ kami menuju Raja Ampat, mau keliling pulau-pulau, mau jalan â€" jalan, pulau matan bisa sampai pulau wayag.” ujar Iwan, turis asal rusia.

Kebebasan waktu dan biaya merupakan dua alasan utama kelima blogger petualang. Berbekal pengalaman serupa di Thailand dan Filipina, Iwan sekawan telah menyiapkan segala sesuatu untuk perjalanan panjang. Di Pantai Dofior, Sorong, Papua Barat, mereka juga memodifikasi perahu karet dengan rakitan bambu dan tenda.

“ Kalo disini ikut tur itu terlalu mahal, karena itu kami bawa perahu karet ini sama mesinnya, kami membawa juga semua makanan sama semua minuman, bbm dan tenda. Nanti kami mendirikan tenda di pulau â€" pulau “ tambah iwan.

Selain untuk alasan petualangan ala "survivor" , kelima blogger berkeinginan untuk memperlihat kan keindahan Raja Ampat kepada dunia melalui berbagai platform media sosial mereka.

Raja AmpatSuasana Keberangkatan di Pantai Dofior, Papua Barat. Foto: Hanafi Tianlean

“ Kami cuman mau menjelajah wilayah sini, di rusia masih kurang informasi soal Raja Ampat soal sepenuhnya, informasi soal penginapan, informasi soal binatang-binatang, tentang tempat yang menarik, nanti kami publikasi cerita di website saya. “ kata iwan.

Setelah peralatan dan logistik tercukupi, kelima blogger akhirnya memulai perjalanan ekspedisi mereka menuju kepulauan Raja Ampat dari Pantai Dofior, Sorong, Papua, Jumat (2/2/2018) dengan tanpa tenggat waktu pulang.

Sekedar informasi, sebenarnya tidaklah sulit untuk berwisata ke Raja Ampat, yang terbagi wilayahnya menjadi empat pulau besar yakni Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool. Kota Sorong adalah titik awal perjalanan menuju Raja Ampat. Se tibanya di Bandara Domine Eduard Osok, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Rakyat Sorong untuk menumpang Kapal Ferry dengan tujuan Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat di Pulau Waigeo, yang memakan waktu perjalanan selama empat jam.

Tiba di Waisai, wisatawan telah tiba pula di Kepulauan Raja Ampat sehingga dikenakan tiket masuk sebesar Rp 500.000 per orang yang berlaku selama satu tahun, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar Rp 1.000.000 per orang. Nah, yang terbilang cukup mahal adalah jika wisatawan ingin berpetualang menjelajahi pulau atau island hopping yang biayanya bisa jutaan rupiah. Harga sangat tergantung dengan pulau tujuan dan hasil negosiasi dengan pemilik kapal. Mayoritas setiap penginapan di Waisai menyediakan jasa penyewaan kapal. Tips agar hemat, wisatawan selalu berlayar secara rombongan sehingga lebih ekonomis.

Sumber: Google News< /a> | Warta 24 Raja Ampat

Tidak ada komentar