Satu TKA asal Tiongkok dideportasi dari Papua Barat - Warta 24 Papua Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Satu TKA asal Tiongkok dideportasi dari Papua Barat

Satu TKA asal Tiongkok dideportasi dari Papua Barat

Manokwari (ANTARA News) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat merekomendasikan untuk mendeportasi satu tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di…

Satu TKA asal Tiongkok dideportasi dari Papua Barat

Manokwari (ANTARA News) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat merekomendasikan untuk mendeportasi satu tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di Manokwari.
Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Papua Barat Bambang Riyadi di Manokwari, Rabu, mengatakan, Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan surat pencabutan ijin menggunakan tenaga kerja asing (IMTA) atas nama Yang Jiangying.
"Surat dari Dirjen Pengendalian Penggunaan TKA pada 6 Februari kemarin. Kami juga sudah menyurat kepada Kantor Imigrasi Manokwari menindaklanjuti surat dari Kementerian tersebut," katanya.
Ia menyebutkan, Disnakertrans meminta agar Kantor Imigrasi menerapkan tindakan keimigrasian kepada TKA yang dipekerjakan pada proyek di Pelabuhan Manokwari.
Yang Jiangying adalah satu dari beberapa TKA asal Tiongkok yang dipekerjaka n pada proyek tersebut. Ia diperkerjakan oleh PT Pelindo IV.
Dari seluruh TKA yang dipekerjakan pada proyek ini, hanya Yang Jiangying yang melanggar. Pelanggaran tersebut diketahui pada operasi pengawasan yang dilaksanakan petugas di Pelabuhan Manokwari belum lama ini.
Bambang menjelaskan terkait kasus ini, Yang Jiangying melanggar peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 16/2015 tentang tata cara penggunaan TKA.
Berdasarkan dokumen IMTA yang dikantongi, pria berkewarganegaraan Tiongkok itu tidak semestinya dipekerjakan di Manokwari.
"Sesuai IMTA yang dikeluarkan Kementerian, wilayah kerjanya meliputi Ambon, Bitung dan Makassar. Manokwari tidak termasuk, jadi pelanggatanya sudah cukup jelas," ujarnya.

Pewarta: Toyiban
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Warta 24 Manokwari

Tidak ada komentar