WARTA 24 PAPUA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kabar Gembira, Program Cetak Sawah Tekan Angka ...

Posted by On 11.29

Kabar Gembira, Program Cetak Sawah Tekan Angka ...

ilustrasi sawah. foto: mongabay.co.id

INFONAWACITA.COM â€" Program cetak sawah dari Kementerian Pertanian bersama TNI Angkatan Darat telah mampu menekan angka pengangguran di pedesaan wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kepala Kampung Sidey Baru Distrik Sidey Manokwari, Sunyoto, Jumat (16/2/2018) mengatakan pertanian menjadi sektor utama penyumbang pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Melalui program cetak sawah, luasan lahan sawah di daerah tersebut bertambah.

“Bukan sawah saja yang bertambah luas, jumlah petani pun tertambah dan sekarang masyarakat lokal dari suku Arfak bisa terjun menggarap sawah,” kata dia.

Program transmigrasi di wilayah Sidey dimulai pada tahun 1993. Selanjutnta, pengemba ngan pertanian padi di daerah tersebut mulai berlangsung pada tahun 1996.

Sejak saat itu, kata dia, pengembangan pertanian padi hanya dilakukan oleh masyarakat transmigrasi.

Saat ini, masyarakat pun mau terlibat untuk meningkatkan produksi padi di daerah tersebut.

“Peran TNI sangat besar dalam membangun semangat petani lokal. Setiap hari anggota Babinsa dari Kodim Manokwari bersama PPL datang mengunjungi masyarakat untuk mengajarkan mereka agar bisa menanam padi,” katanya.

Menurut dia, tanpa usaha kerja TNI semangat masyarakat tidak akan terbentuk.

Terbukti, dalam setahun terakhir masyarakat lokal di Kampung Sidey Pantai sudah berhasil melaksanakan dua kali tanam dan panen.

Dia menyebutkan, sebelum program cetak sawah dan TNI datang melakukan pendampingan cukup luas lahan tidur berupa hutan rawa yang tidak banyak menghasilkan manfaat.

Saat ini lahan tersebut berubah wajah menjadi hamparan sawah padi.

Suku Arfak

Di wilayah Sidey terdapat sebanyak delapan kelompok tani yang seluruhnya beranggotakan masyarakat Suku Arfak. Setiap kelompok mengelola sedikitnya 8 hektare sawah.

Saat ini mereka menjadi fokus Kodim 1703/Manokwari dalam melakukan pendampingan.

Pendampingan akan terus dilakukan hingga masyarakat menjalankan usaha ini secara mandiri.

Program cetak sawah di Kabupaten Manokwari dimulai sejak tahun 2016.

Selain petani lokal, program ini juga melibatkan petani dari kalangan masyarakat transmigrasi di wilayah Distrik Prafi, Masni dan Sidey.

Pada tahun 2016, lahan sawah baru yang terbuka melalui program ini seluas 1055 hektare.

Pada tahun 2017 berlanjut untuk membuka sawah baru seluas 415 hektare. (ANT/HG)

Sumber: Google News | Warta 24 Manokwari

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »