WARTA 24 PAPUA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Liga Futsal Profesional 2018: Bangkit, Permata Indah Manokwari ...

Posted by On 02.16

Liga Futsal Profesional 2018: Bangkit, Permata Indah Manokwari ...

Permata Indah Manokwari vs IPC Pelindo II - Liga Futsal Profesional 2018 Istimewa Permata Indah mampu menumbangkan IPC Pelindo dua gol tanpa balas. OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN

Klub futsal Permata Indah Manokwari berhasil bangkit, setelah pada laga kemarin menderita kekalahan dari Black Steel Manokwari, skor 3-0. Kali ini, mereka mampu menundukkan IPC Pelindo II dua gol tanpa balas dalam lanjutan grup B Liga Futsal Profesional 2018 di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (11/2).

Pada laga itu, Permata langsung tampil menggebrak. Bahkan, mereka sudah mampu unggul lewat gol yang dicet ak Fandhy Permana pada menit pertama.

Tertinggal satu gol, Pelindo mencoba tampil lebih menekan. Namun para pemain Permata juga mampu tampil solid. Beberapa peluang yang dihasilkan oleh Caesar Silitonga dan kawan-kawan gagal berbuah gol.

Terkait

  • Liga Futsal Profesional 2018: Derby Papua Tersaji Di Makassar
  • Liga Futsal Profesional 2018: Black Steel Manokwari Menangi Derbi Papua
  • Launching Skuat, Black Steel Manokwari FC Fokus Bina Pemain Muda

Permata baru bisa mencetak gol lagi pada menit ke-39, lewat kaki Christian Adolfo Yembise. Skor 2-0, menutup laga ini.

Selepas pertandingan, pelatih Permata Indah, Sayan Karmadi, menuturkan timnya sudah bisa belajar dari kesalahan di pertandingan sebelumnya. Sehingga kemenangan mampu diraih pada laga ini.

"Anak-anak lebih punya peranan, mungkin pelajaran dari kemarin. Akhirnya, kalau bermain dengan kayak begini kami bisa bermain lebih dari sebelumnya. Yang pasti hari ini lebih bagus dan rapi dari tiga pertandingan sebelumnya," ucap Sayan.

Meski begitu, dia tak ingin cepat puas. Terlebih perjalanan kompetisi masih panjang. Artinya, perbaikan bakal terus dilakukan.

"Kalau secara permainan sudah pasti ada beberapa situasi yang kami harus ubah sedikit, salah satunya skema pemain. Makanya kami hari ini melakukan perubahan dalam rotasi pemain, tujuannya agar pemain siap dengan situasi apapun. Yang kedua, terkait emosi. Orang timur kan emosinya yang tinggi, dan itu butuh proses. Dengan berjalannya waktu saya yakin itu bisa berubah," jelas mantan penggawa timnas futsal Indonesia itu.

Di lain pihak, pelatih IPC Pelindo II, Dadang Iskandar, menyayangkan para pemainnya yang tak bisa tampil tajam di laga ini. "Tentunya ini jadi pelajaran buat kami. Kami tak bisa memaksimalkan beberapa peluang. Sebenarnya kami sudah ada peluang yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik, tapi itu yang saya tak mengerti k enapa penyelesaian akhirnya gagal. Ini jadi penurunan psikologis juga bagi pemain," ujar Dadang.

Sumber: Google News | Warta 24 Manokwari

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »