WARTA 24 PAPUA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Warga Belanda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel dengan Mulut ...

Posted by On 19.13

Warga Belanda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel dengan Mulut ...

Warga Belanda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel dengan Mulut Berdarah

Chanry Andrew Suripatty

loading...
Warga Belanda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel dengan Mulut Berdarah
Postma Robert Anthonius Josephus (76), WNA asal Belanda, ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar di Resort Papua Diving, Distrik Meos Manswar, Kabupaten Raja Ampat, Minggu (25/2/2018). iNews TV/Chanry
A+ A- WAISAI - Postma Robert Anthonius Josephus (76), WNA asal Belanda, ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar di Resort Papua Diving, Distrik Meos Manswar, Kabupaten Raja Ampat, Minggu (25/2/2018).
Dari informasi yang diperoleh Sindonews, tewasnya korban pert ama kali diketahui oleh rekannya bernama Christopher Peter Harvey. Dimana saat itu, Christopher hendak membangunkan korban.
Setelah membuka pintu kamar korban, saksi melihat darah korban sudah keluar dari mulut, kemudian saksi keluar dari kamar dan langsung menghubungi Pimpinan PT. Papua Diving (Max J. Ammer).
Atas kejadian tersebut, pihak perusahan langsung menghubungi Pihak Rumah Sakit Waisai dan Polres Raja Ampat.
Personel Reskrim Polres Raja Ampat yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi awal di sekitar terhadap jasad korban. Kemudian jasad korban dibawa ke Waisai menuju RSUD Raja Ampat untuk pemeriksaan Visum Et Reperatum dan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.
Dalam kejadian ini, personel Reskrim Polres Raja Ampat melakukan monitoring di TKP, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, membawa korban ke RSUD Raja Ampat. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil Visum dari RSUD sete mpat.
Menurut informasi, korban berada di PT. Papua Diving sejak hari Jumat tanggal 23 Februari 2018 dalam rangka hanya berkunjung dan ingin bertemu dengan Max J Ammer, karena keduanya merupakan teman baik.
"Kedatangan Korban di PT. Papua Diving bukan sebagai wisatawan atau turis, melainkan hanya berkunjung selama 2 bulan di PT. Papua Diving kemudian kembali lagi ke negara asal (Belanda)," ujar salah seorang karyawan setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kepolisian. (nag)Sumber: Google News | Warta 24 Raja Ampat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »